BNI Perluas Agen46 hingga Pelosok Kota Bima
beritagram.web.id Upaya memperluas inklusi keuangan terus menjadi fokus utama sektor perbankan nasional. Salah satu langkah nyata dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui pengembangan jaringan layanan keuangan berbasis masyarakat, yakni agen46. Program ini kini menjangkau hingga wilayah pelosok, termasuk Kota Bima, dan menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang selama ini terbatas akses ke layanan perbankan formal.
Kehadiran agen46 sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menekankan pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi dari tingkat desa. Melalui jaringan ini, BNI mendekatkan layanan perbankan langsung ke tengah masyarakat tanpa harus bergantung pada kantor cabang atau mesin ATM yang jaraknya sering kali cukup jauh.
Agen46 sebagai Jembatan Inklusi Keuangan
Agen46 merupakan bagian dari program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Konsepnya sederhana namun berdampak besar. Masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan dasar melalui mitra agen yang berasal dari warga setempat, seperti pemilik warung atau pelaku usaha kecil.
Layanan yang tersedia mencakup transfer uang, penarikan tunai, pembayaran tagihan, hingga transaksi keuangan lainnya. Dengan sistem ini, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan, tetapi juga merasa lebih dekat dan familiar dengan layanan perbankan karena dilakukan di lingkungan sekitar.
Mendukung Pembangunan Ekonomi dari Desa
Pengembangan agen46 juga menjadi bagian dari dukungan BNI terhadap agenda pembangunan nasional yang menitikberatkan penguatan ekonomi lokal. Pembangunan dari desa dinilai sebagai kunci untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan.
Dengan akses ke layanan keuangan yang lebih mudah, masyarakat desa dan kawasan pinggiran kota dapat mengelola keuangan dengan lebih baik. Aktivitas ekonomi lokal pun terdorong karena transaksi tidak lagi terhambat oleh keterbatasan infrastruktur perbankan.
Peran Agen46 dalam Aktivitas Usaha Mikro
Di Kota Bima, agen46 terbukti memberi dampak langsung bagi pelaku usaha mikro. Salah satu mitra agen mengungkapkan bahwa sejak bergabung sebagai agen46, aktivitas usahanya menjadi lebih ramai. Transaksi keuangan berlangsung hampir sepanjang hari, memberikan tambahan pendapatan yang signifikan.
Selain memperoleh komisi dari setiap transaksi, agen juga mendapat manfaat lain berupa peningkatan kepercayaan pelanggan. Warung atau toko yang menjadi agen46 kerap menjadi pusat aktivitas ekonomi kecil di lingkungan sekitar.
Akses Pembiayaan yang Lebih Dekat
Tidak hanya transaksi harian, agen46 juga berperan sebagai pintu masuk akses pembiayaan. Melalui jaringan ini, pelaku usaha mikro dapat lebih mudah mengenal dan mengakses produk pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Akses pembiayaan yang lebih dekat membantu pelaku usaha menambah modal dan mengembangkan usaha. Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh perekonomian lokal secara keseluruhan.
Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Bagi masyarakat umum, kehadiran agen46 memberikan kemudahan yang nyata. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk sekadar melakukan transfer atau menarik uang tunai. Waktu dan biaya transportasi dapat dihemat, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih efisien.
Kemudahan ini sangat dirasakan oleh pekerja sektor informal dan pelaku usaha kecil yang memiliki keterbatasan waktu. Dengan agen46 di lingkungan sekitar, transaksi dapat dilakukan dengan cepat tanpa mengganggu aktivitas utama mereka.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah setempat menilai kehadiran agen46 sebagai langkah strategis dalam mendukung pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses keuangan yang lebih merata dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Kolaborasi antara perbankan dan masyarakat lokal ini juga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif. Pemerintah daerah berharap model seperti agen46 dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak wilayah.
Mendorong Literasi Keuangan
Selain inklusi, agen46 juga berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan. Interaksi langsung antara agen dan masyarakat membuka ruang edukasi mengenai pengelolaan keuangan, penggunaan layanan perbankan, serta pentingnya menabung dan bertransaksi secara aman.
Dengan literasi keuangan yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu membuat keputusan keuangan yang lebih bijak. Hal ini menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Agen46 sebagai Garda Terdepan BNI
Bagi BNI, agen46 bukan sekadar jaringan layanan tambahan, melainkan garda terdepan dalam menghadirkan perbankan yang dekat dengan masyarakat. Program ini mencerminkan komitmen BNI untuk terus berinovasi dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Perluasan agen46 hingga Kota Bima menunjukkan bahwa layanan perbankan tidak harus selalu hadir dalam bentuk gedung besar. Kehadiran yang sederhana namun tepat sasaran justru mampu memberikan dampak yang lebih luas.
Harapan ke Depan
Dengan semakin meluasnya jaringan agen46, BNI berharap inklusi keuangan di Indonesia dapat terus meningkat. Akses layanan yang merata diyakini akan memperkuat perputaran ekonomi lokal dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Kota Bima menjadi contoh bagaimana layanan keuangan berbasis komunitas dapat berfungsi efektif. Ke depan, sinergi antara perbankan, masyarakat, dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Cek Juga Artikel Dari Platform rumahjurnal.online
